Tugas CERPEN (The Scret Of ADIK BERKAKA)
Assalamualaikum para insan kepo.
Kali ini saya akan sedikit bercerita tentang sebuah hubungan dengan kakak saya yang sangat menyebalkan😅. Ditinjau dari cara berfikir kita berdua pun memanglah sangat berbanding terbalik. Saya ambil contoh jika kaka saya berfikir ke arah selatan dan pastilah saya akan berfikir ke arah utara 🤣. Betulkan cara berfikir kaka saya dan saya berbanding terbalik??? Heheh. Tahan tahan jangan kesal dulu itu hanya "candaan garing" saya saja:). Sebenarnya cara berfikir atau sudut pandang kami berdua itu selalu bertentangan, dan alhasil selalu saja menimbulkan perselisihan yang berujung pada perang dunia ke 3😅.
Pada awalnya, kaka saya yang bernama bro yogi indrayadi dikenal dan dikagumi oleh banyak saudara saya karena kepintarannya disekolah, memanglah a ogi (sapaan akrabnya) benar-benar rajin dalam belajar. Jadi tidak heran jikalau beliau bisa pintar. Sampai SMP dia sekolah dikampung yaitu dicibugel tercintah🤣. Dan pada saat a ogi kelas 9. Turun lah keajaiban. Tiba-tiba disekolahnya mengadakan test untuk mrndapat beasiswa sekolah ke pesantren DARUSSALAM GONTOR diponorogo jawatimur. Beliau pun mengikuti test nya. Dan alhamdulillah pada saat hari ultah kecamatan cibugel. Pemenangnya diumumkan. Dengan perasaan yang luar biasa. Kami sekeluarga mendengarkan pengumuman tersebut dan alhamdulillahnya lagi a ogi diterima dan lulus memenangkan beasiswa. Ada satu orang lagi waktu itu yang mendapatkan beasiswanya. Dari situ mamake dan bapake sangat bangga dengan keberhasilan a ogi, dan pada harinya a ogi berangkat ke GONTOR.
Perasaan Mamake dan bapake bercampur aduk. Senang dan sedih. Senang nya bisa melihat anaknya berprestasi dan lulus. Namun sedih nya akan ditinggalkan oleh anak yang baik, pintar, tidak bandel. Dan tersisa lah saya sebagai anak mamake dan bapake😁. Saya waktu kecil juga memang sedikit pintar. Di SD Selalu mendapat rangking 2 atau 3. Di smp dari kelas 7-9 mendapat rangking 4 mulu 😅. Bukannya sombong kan ini cerita🤣. Namun bedanya saya dari dulu saya lumayan bandel, ngotrek dan motekar kata orang sunda mah😅.
Saya sering kali dimarahi oleh kedua orang tua saya karena tingkah laku saya.
Namun sedari SD saya mulai mengenal bisnis itupun mungkin tak sengaja. Saya selalu memasang tarif jika temab saya ingin jawaban ketika ulangan🤣. Dan anehnya teman saya mau membayarnya🤣. Saya selalu diberi uang 2K oleh teman yang menyontek dari saya. Dan di smp saya berhenti dari bisnis ilegal tesebut. Dan sesampainya di SMA bakom tercintah. Ada orang yang menawari dan membujuk Saya untuk ikut bisnis PAYTREN. mulai dari situ saya tertarik lagi dengan berbisnis dan berwirausaha. Dan tak hanya itu dalam belajar ilmu berbisnis dan berwirausaha saya diajarkan untuk menjadi orang yang tidak pantang menyerah dan semua hal yang bisa mendewasakan diri. Dan akhirnya sesudah 5 tahun lamanya a ogi lulus dari pesantren GONTOR. Lalu beliau melanjutkan kuliah S1 di UNISBA.
Namun sejak masuk kuliah sikap beliau benar-benar berbeda. Tidak seperti saat dulu dipesantren. Yang awalnya periang jadi pendiam, yang awalnya rajin menjadi pemalas dan yang paling membuat saya jengkel beliau sangat susah untuk dibangunkan namum tak jarang mengambil hak saya. Dan hal lain yang sangat membuat orang yang hidup dengannya jengkel. Dan berbanding terbalik dengan saya. Saya sekarang ini selalu menjadi andalan dikeluarga saya. Memang terdengar hebat namun cape nya luar biasa. Andalan yang saya maksudkan adalah menjadi orang yang dipercaya untuk melakukan segala hal terlebih kan keluarga saya mempunyai dua toko yaitu warunk dan material bangunan. Di dua toko tersebut saya selalu diandalkan sampai saya sakit pinggang🤣. Dibanding kaka saya yang hanya kebanyakan diam dan main hp melulu. Tapi saya selalu dapat mengambil hikmah dari segalanya. Mungkin ini cara allah untuk menjadikan saya lebih mandiri dan menggembleng saya untuk menjadi wirausahawan yang dapat kerja keras.
Pembelajaran yang bisa diambil dari cerita ini adalah tidak selamanya orang yang dibanggakan akan selalu membuat bangga, dan tidak selamanya orang yang menjengkelkan akan selalu menjengkelkan. KARENA MANUSIA BISA BERUBAH, baik itu kearah yang positif ataupun kearah yang negatif. Namun yang harus kita perjuangkan adalah bagaimana cara kita untuk selalu berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dan bisa mempertahankannya agar tidak berubah kearah yang salah dan sesat.
Mungkin cukup sekian dulu dari saya, mudah2han ada pembelajaran bagi kaum pembaca.
Terimakasih banyak atas perhatiannya
Wasalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh🙏🏼
Komentar
Posting Komentar